Rabu, 30 September 2020

Jenis - Jenis Audit

Hello people!

Pada postingan blog kali ini aku mau membahas tentang jenis – jenis audit. Sebelum membahas jenis – jenis audit, alangkah baik nya kita terlebih dahulu mengetahui pengertian audit. 

Audit atau pemeriksaan dapat diartikan sebagai evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak yang disebut auditor. Tujuan adanya audit adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima. Berikut ini merupakan jenis – jenis audit :


1.    Audit internal

Audit internal adalah sebuah kegiatan penilaian terhadap keyanikan, independe, obyektif dan kegiatan konsultasi yang dibuat sebagai penambah nilai dan peningkatan operasi organisasi.. Kegunaanya untuk membantu mencapai tujuan dengan sistematis, dengan pendekatan terperinci dalam menilai dan meningkatkan efektifitas dari resiko manajement, kontrol, dan proses badan organisasi.

Audit internal sebagai perantara untuk meningkatkan keefektifitasan dan keefesienan suatu organisasi dengan menyediakan wawasan dan rekomendasi berdasarkan analisis dan dugaan yang bersumber dari data dan proses usaha. para auditor internal dikenal sebagai karyawan yang dibentuk untuk melakukan audit internal.


2.    Audit sistem informasi

Audit Sistem Informasi adalah sebuah proses yang sistematis dalam mengumpulkan dan mengevaluasi bukti-bukti untuk menentukan bahwa sebuah sistem informasi yang digunakan oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya, antara lain: 

  • Pengamanan atas aktiva (asset). 
  • Pemeliharaan atas integritas data. 
  • Peningkatan Efektifitas

3.    Audit Kecurangan (Fraud)

Fraud adalah tindakan ilegal untuk memenuhi kepentingan pribadi atau kelompok, baikdalam bentuk penyalahgunaan wewenang, penyembunyian kebenaran (deceit), pemalsuandokumen, maupun dalam bentuk pelanggaran kepercayaan.

Fraud auditing atau audit kecurangan adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dalam transaksi-transaksi komersial. Untuk dapat melakukan audit kecurangan terhadap pembukuan dan transaksi komersial memerlukan gabungan dua keterampilan, yaitu sebagai auditor yang terlatih dan kriminal investigator.


4.    Audit eksternal 

Audit eksternal adalah audit yang dilakukan oleh auditor luar untuk melakukan verifikasi terhadap keakuratan laporan keuangan. Audit eksternal juga merupakan suatu pemeriksaan secara berkala pada pembukuan atau catatan dari suatu entitas yang dilakukan pihak ketiga secara independen.

Sementara itu, tujuan dari audit eksternal adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan tahunan perusahaan atau organisasi menyajikan kondisi yang riil tentang keadaan finansial perusahaan atau organisasi terkait


5.    Audit Keuangan

Audit keuangan atau audit laporan keuangan merupakan penilaian atau evaluasi atas suatu entitas (organisasi, perusahaan, atau lembaga) sehingga menghasilkan pendapat atau opini yang independen dari pihak ketiga tentang laporan keuangan yang akurat, lengkap, relevan, wajar, dan pastinya sesuai dengan prinsip akuntansi dan aturan yang berlaku.

Audit laporan keuangan memiliki tujuan, yaitu untuk mendapatkan keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan, organisasi, dan lembaga disusun melalui prinsip dan standar akuntansi yang berlaku. Laporan keuangan juga harus menyajikan kondisi keuangan perusahaan sebenarnya pada tanggal pelaporan dan kinerja manajemen pada periode tersebut.


Sekian people penjelasan tentang jenis - jenis audit, semoga menambah pengetahuan kalian tentang jenis - jenis audit!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar